Sabtu, 09 Juli 2016

Sisa Kenangan Ramadhan

cerita menarik ramadhan dan lebaran

Sudah empat hari, bulan Ramadhan meninggalkan kita semua. Yap, kita terakhir berupuasa di hari Selasa lalu, dan semua umat muslim saling bergembira merayakan hari Raya Idul Fitri di hari Rabu (6 Juli). Bener-bener nggak kerasa perjalanan 30 hari bulan Ramadhan tahun ini. Ada rindu dan sedih juga setelah ditinggal bulan Ramadhan. Dan sampai saat ini moment bulan Ramadhan tersebut masih saja terasa.

Rindu
Rindu, kayaknya semua orang akan merasakan hal yang sama dengan gue. Banyak hal yang kita rindukan di dalam moment bulan Ramadhan. Mulai dari bangun sahur sampai buka puasa, dan bahkan sampai sahur lagi banyak hal yang kita rindukan. Menurut gue, moment yang paling dirindukan adalah saat-saat bersama; bersama keluarga dan teman-teman. Entah kenapa, kebersamaan di bulan Ramadhan terasa lebih hangat daripada kebersamaan di bulan-bulan lainnya. Gimana menurut kamu?

Di bulan Ramadhan pula kita bisa dipertemukan dengan teman-teman lama dalam balutan acara buka bersama, reuni dan atau halal-bihalal. Kadang, di bulan Ramadhan pula silaturahmi dengan mantan pacar bisa terjalin lagi. Bahkan, di bulan Ramadhan ini kita bisa menghabiskan waktu lebih panjang bersama keluarga. Yang biasanya susah untuk pergi makan bareng bersama orang tua, jadi lebih punya banyak waktu untuk bisa makan bareng saat berbuka puasa dan sahur. Setelah ini, kita akan kembali kehilangan moment kebersamaan tersebut yang terasa beda dengan kebersamaan di bulan-bulan lain.

Sedih
Sedihnya adalah karena di bulan Ramadhan tahun ini gue lebih disibukkan dengan pekerjaan dan tuntutan. Dan akibatnya waktu bersama dengan orang tua dan saudara-saudara pun menjadi terbatas. Minggu pertama bulan Ramadhan, hanya tiga kali sahur dan dua kali buka puasa bareng keluarga di rumah. Sedangkan Minggu ke dua dan tiga gue belum sempet pulang lagi ke rumah orang tua. Baru bisa kembali berada diantara kehangatan orang tua dan saudara itu di beberapa hari terakhir bulan Ramadhan. Sedih? Sedih. Tapi bukan berarti gue menyesali keadaan saat ini.

Dan selama bulan Ramadhan kemarin, gue sempet bikin video religi dengan durasi singkat yang gue apload di instagram gue. Awalnya sih berencana satu hari bisa bikin satu video dengan latar masjid yang berbeda. Eh, ternyata realita tak seindah rencana hehehehe.

Berikut adalah salah satu video yang udah gue bikin:


Banyak hal baru yang gue dapatkan di bulan Ramadhan ini, bahkan berkat Ramadhan pula gue jadi tahu makna kebersamaan dan berbagi.

Berbagi ke panti asuhan Haydar Iskandar
Panti Asuhan Kabupaten Bangkalan

Di bulan Ramadhan ini pula berbagai berkah dan anugerah Tuhan limpahkan. Senang bisa berbagi manfaat kepada orang banyak, dan bisa bertemu dengan keluarga-keluarga luar biasa di kampung terpencil yang ada di salah satu kabupaten Pamekasan, Madura.

Kampung KB GenRe BKKBN
Monitorin ke Kampung KB Kabupaten Pamekasan

Dan hal lain yang cuma ada di bulan Ramadhan adalah takjilnya. Emang sih jajanannya bisa kita jumpai kapan aja dan bisa di mana saja, tapi hawanya aja yang beda. Kemarin gue juga sempat berkunjung ke salah satu tempat bazar takjil yang terdapat di kota rantau gueSurabaya, ya walaupun cuma jalan-jalan doang, bukan beli. Bukan gak mau beli, tapi makanan rumah siapa yang makan? Udah terlanjur masak di rumah. Kecuali ada  bagi-bagi takjil gratis, mau mah. Maklumlah, gue termasuk kedalam kelompok PPT (PPT: Para Pencari Takjil).

Lebaran Puasa Ramadhan Takjil Bazar
Bazar Takjil

Lebaran sudah berlalu empat hari, dan beberapa hari lagi sebagian orang (termasuk gue) akan kembali pada rutinitas. Jatah libur, ya termasuk hal yang dirindukan.

Di akhir postingan ini, gue mengucapkan mohon maaf lahir dan batin untuk kalian semua. Maaf-maaf kalau ada postingan di blog gue ini yang nggak pantas, maka kritik dan saran kalian yang akan memantaskannya. Dan sebaliknya, kalian udah gue maafin kok. Jangan lupa maafin juga kesalahan mantan.

Semoga tahun ini bukan tahun terakhir kita bertemu dengan bulan Ramadhan. Dan semoga bulan Ramadhan ini menjadi latihan berharga bagi kita untuk lebih meningkatkan ke-JAIMAN kita. (Jaim: Jaga Iman).

Yang mau berkirim uang THR, bisa kirim langsung ke rekening gue. Yang mau berkirim komentar silakan kirimkan ke alamat email gue di sini. Atau kalau ada orang tua yang mau berkirim anaknya untuk dijadikan istri, monggo datang saja ke rumah.


Kalian juga punya cerita menarik saat di bulan Ramadhan? Yuk bagikan juga ceritamu dengan berkirim ke email di sini.


Jadilah pembaca setia gue, siapa tahu jodoh!

Reaksi:

1 komentar:

  1. Lebih baik terlambat daripada tidak, selamat hari raya! :)

    -jevonlevin.com

    BalasHapus