Minggu, 03 Mei 2015

#MingguBerpuisi: Persembahan Puisi Untuk Pemilik Sepi



Galau

Hantam pada lembaran kardus lusuh
Mencekam keadaan yang layaknya tanpa dingin
Iringan kolintang nyanyikan lagu pemanggil
Roh yang sejak tadi sudah gentayangan
Ku gubah bait pertama, ia meronta
Ku ganti bait ketiga, ia histeris
Geraknya berantakan di sudut ruangan
Lalu bagaimana aku mendapati angan



Damar!

Damarku…
Ku ingin kembali pada malam kita bersama
Berjabat tangan dan menyebut nama
Ingatkah engkau deret bulan memperhatikan
dan tetap saja kau mencari bintang
Kau ingin menunjukkan, tapi mendung adalah penghalang
Sejenak saja mampu memberi kesan
Dari lumbung padi damarku sayang
Ku mau kamu yang itu
Hentikan damar, jangan lumpuhkan hatiku
dan kembali sadarkanku
Ada ia yang ku pilih        


(Puisi oleh sahabat pena gobloghaydar: Kuaci @Kuaci78)

Jadilah pembaca setia gue, siapa tahu jodoh!

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar