Selasa, 10 Juni 2014

Kidung Perpisahan

Biarlah malam menjelang
Yang kemudian menggantikan petang
Dalam kesunyian, hati dan pikiran bertandang
Memaknai arti kenangan

Berdiri kupandangi bangunan menjulang
Lamunan laraku membawa pada tiga tahun bersama
Terlukis indah senyuman canda dan kebersamaan
Antara aku dan engkau, SMANSABA yang kucinta

Sesaat, aku tersentak karena semua harus ku akhiri
Senyap, sepi kurasa dalam hati
Hanya ranting cemara depan bangunan yang ikut menari
Seakan juga menitikkan air mata perpisahan

Kidung sederhana aku persembahkan untukmu
Hanya berupa rintih lirih yang mewakili hati
Enggan aku melangkah darimu
Meninggalkan semua kenangan

Semua keindahan harus ku relakan menjadi kenangan
Selamat tinggal sejarah, SMANSABA tercinta
Bapak, Ibu guru...doakan kepergianku
Akan aku tebarkan harum namamu

Hingga terhenti nyawaku tuk kembali pada ilahi

Jadilah pembaca setia gue, siapa tahu jodoh!

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar